Kamis, 05 September 2013

"Aku ingin kau merindukan aku. Mencintai aku. Selama-lamanya. Apa susahnya mengatakan kau mencintai aku? Apakah itu akan membuatmu mati?"


HEART QUAY
Read More

Minggu, 01 September 2013

Selamat Tanggal 2

Hari ini mengingatkan aku padamu; semuanya. 2 tahun lalu, tepat hari ini kau dan aku saling berbagi cerita. Saling menceritakan apa yang kita rasakan. Tapi tidak dengan hari ini. Hari ini aku berbagi cerita hanya dengan diriku sendiri. Menceritakan segalanya dan menuangkan segalanya dalam tulisan. Hari ini aku datang terlalu awal. Mengingatkankan aku saat kau dan aku datang sangat awal setiap hari. Lalu, tadi aku melihat sesuatu yang dulu pernah kau pinjamkan padaku. Mengingatkan aku saat benda itu menyala menyinari kamarku saat aku membuka mata. 


SELAMAT TANGGAL 2 SEPTEMBER. AKHIR-AKHIR INI KAMU MENJADI PUSAT PERHATIANKU. Aku rindu...
Read More

Tiba-Tiba Aku Rindu

Tak sengaja aku menemukan satu dari sekian banyak benda peninggalanmu. Benda itu ada disana. Berdiam diri menunggu aku untuk menghampirinya. Tak kusangka aku mendekati benda itu. Mendekat, semakin dekat. Aku menyentuhnya, mengambilnya dan membukanya. Dadaku terasa sesak, mataku terasa panas saat namamu masih ada disana. Tiba-tiba, kenangan kamu-aku dulu memaksa untuk masuk ke dalam pikiranku. Memaksa aku untuk mengingat masa lalu. Mengingat hari dimana kita bertemu diam-diam dan kamu memberikan benda ini. Mengingat kenangan 2 tahun lalu; 11 April 2011.

Entah ini hanya kebetulan atau memang sudah direncanakan. Semalam, aku memimpikanmu. Semalam tiba-tiba saja aku merindukanmu. Dan malam ini, tiba-tiba aku melihat benda ini. Tiba-tiba saja otakku dikuasai olehmu.

Aku sudah melupakanmu. Jauh sebelum kamu benar-benar pergi, aku sudah melupakan semuanya. Tapi entah mengapa hari ini semuanya kembali. Semuanya memaksa aku untuk mengingatmu lagi. Ini bukan tentang dia. Bukan tentang dia yang selalu aku banggakan di hadapan pacarku atau sahabatku. Ini tentang kamu. Tentang kamu yang sering aku jatuhkan. Tentang kamu yang diam-diam aku rindukan keberadaannya.

Dadaku masih terasa sesak. Melihat namamu membuat pikiranku menjadi tak karuan. Di pikiranku hanya ada kamu. Aku tahu aku tak bisa seperti ini. Tapi, apa yang bisa aku lakukan saat rindu itu memenuhi hatiku?



yizzie.
Read More

© Untold Feelings, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena