Setiap hari kulalui
Hanya untuk menanti
Menantimu kembali untuk mendekap tubuh ini
Setiap jam kulalui
Hanya untuk memandangi
Memandangi jarum jam yang terus berjalan dan tak berhenti
Setiap menit dan detik dari hidupku kubuang
Hanya untuk menunggu, menunggu, dan menunggu
Kamu telah dijerat oleh kesibukanmu
Sulit bagiku untuk merengkuhmu
Untuk merasakan kehadiranmu
Kamu selalu ada tapi tidak terasa ada
Bersama tapi tidak terasa bersama
Waktu pun terbuang sia-sia
Aku bisa mengerti keadaanmu
Aku bisa memberi waktu untukmu
Tapi cobalah mengerti diriku
Tolong jangan sia-siakan waktu
Read More
Hanya untuk menanti
Menantimu kembali untuk mendekap tubuh ini
Setiap jam kulalui
Hanya untuk memandangi
Memandangi jarum jam yang terus berjalan dan tak berhenti
Setiap menit dan detik dari hidupku kubuang
Hanya untuk menunggu, menunggu, dan menunggu
Kamu telah dijerat oleh kesibukanmu
Sulit bagiku untuk merengkuhmu
Untuk merasakan kehadiranmu
Kamu selalu ada tapi tidak terasa ada
Bersama tapi tidak terasa bersama
Waktu pun terbuang sia-sia
Aku bisa mengerti keadaanmu
Aku bisa memberi waktu untukmu
Tapi cobalah mengerti diriku
Tolong jangan sia-siakan waktu
Sayang, semoga aku bisa bertahan sedikit lebih lama
Bandung, 10 Maret 2016
