Yang aku tahu, kamu adalah seseorang yang sama dengan seseorang yang dulu pernah meninggalkanku. Kamu tak pernah menunjukkan kalau kamu sedang marah. Kamu selalu mengutamakan aku. Sosok seperti itulah yang aku cintai. Sosok seperti itulah yang aku idam-idamkan. Sosok seperti itulah yang aku banggakan.
Hari ini, aku mengenal kamu bukan lagi seperti kamu yang dulu. Entah ini hanya perasaanku saja atau memang kamu berubah. Akhir-akhir ini, kamu lebih sering menunjukkan ekspresi marahmu ketimbang ekspresi bahagiamu. Kamu lebih sering hidup di duniamu dan lebih sering mementingkan dirimu dibanding aku. Dan mau tak mau, terima tak terima, sosok seperti itulah yang aku benci. Sosok seperti itulah yang aku jauhi.
Mungkin kamu merasa aku egois. Tapi inilah aku. Aku terbiasa berbagi kebahagiaan dengan kamu yang dulu bukan kamu yang sekarang. Aku terbiasa hidup dengan ekspresi bahagiamu bukan dengan ekspresi marahmu. Aku tak pernah menyangka kamu bisa berubah seperti ini. Aku tak menyangka kamu berjalan ke arah yang salah. Apa aku terlalu sibuk dengan diriku hingga aku tak menyadari kamu tak lagi menjadi kamu yang dulu?
Aku tahu kamu masih mencintaiku. Tapi bukan itu yang aku inginkan saat ini. Yang aku inginkan, kamu kembali menjadi kamu yang dulu karena aku tak terbiasa hidup dan bebagi kebahagiaan dengan kamu yang sekarang...
Kamis, 06 Juni 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar