Ketika semua mengatakan jangan, aku tetap melangkah maju. Tak pernah kusesali itu, sungguh. Aku bahagia pernah mengenalmu dan menjadikanmu seseorang yang berharga untukku.
Kini kau telah menemukan jalanmu kembali. Aku ingin berterima kasih padamu. Terima kasih sudah hadir. Terima kasih sudah ada ketika aku terjatuh. Terima kasih sudah datang dan memberi kesempatan untukku merasakan cinta yang selama ini aku harapkan. Kini aku sadar, ternyata bukan cinta seperti itu yang aku inginkan.
Cerita kita hanya sampai disini. Aku tau itu sejak lama, hanya saja aku tak ingin mengakuinya karena aku terlalu egois untuk melepasmu. Maafkan aku yang memaksakan keinginan untuk bersamamu, memaksakan hubungan yang sudah seharusnya diakhiri. Maafkan aku.
Setelah semua yang terjadi, kini aku paham.
Sejak awal, tak pernah ada kata kita.
Yang ada hanya aku dan kamu yang saling membantu menghapus luka lama.

0 komentar:
Posting Komentar