Aku mencintaimu sehingga sampai detik ini, aku masih menjaga hatiku agar tetap utuh. Aku merindukanmu sehingga sampai detik ini, aku masih setia menunggu saat dimana kita akan bertemu dan saling menatap melepas rindu yang sudah tertumpuk.
Aku percaya kamu. Aku selalu percaya kamu.
Tapi maaf, kepercayaanku belum bisa kuberikan seutuhnya karena aku belum siap terluka karena kepercayaan yang akhirnya berujung pengkhianatan.

0 komentar:
Posting Komentar