Paragraf demi paragraf.
Selalu hanya kamu yang ku tuliskan.
Kamu adalah candu. Kamu adalah obsesiku.
Kamu adalah nafas diantara huruf-huruf.
Aku selalu menghabiskan tinta dan kertas,
hanya untuk menuliskan ribuan kisah tentangmu.
Tentang kamu yang memiliki kekuatan tanpa batas,
yang bisa membuat jari-jariku menuliskan haru.
Tentang kamu yang sulit ku rengkuh.
Aku akan tetap menulis karena kita tak akan pernah ada lagi.
Kita telah mati, menghilang dari kenyataan.
Kita telah lama pergi, meninggalkan sisa kenangan.
Kenangan yang hanya dikenang olehku.
Kelak tulisan ini akan menjadi satu dari kenangan itu.
Kenangan untuk diriku sendiri karena kita tak akan pernah ada lagi.
Diantara kantuk yang menggantung,
Senin, 17 Mei 2014
3:50 WITA

0 komentar:
Posting Komentar