Kamis, 11 Oktober 2012

Membuka topeng atau berubah? Hati-hatilah dalam menyimpulkan.

Disaat dua/lebih pribadi bersatu dalam satu ikatan hubungan, pasti salah satu dari mereka selalu mencoba untuk melakukan yang terbaik, tetapi ia tidak sadar, terkadang dia melakukan hal terbaik tetapi tidak sesuai dengan pribadi atau karakternya. Bisa dibilang, tidak menjadi diri sendiri. Orang itu - mungkin - selalu mencoba atau pun memaksakan dirinya untuk menjadi lebih peka, lebih khawatir, lebih memperhatikan hal-hal kecil dan hal-hal serupa sedangkan dirinya sendiri bukanlah orang yang peka, atau perhatian terhadap hal-hal sepele. Berangkat dari situ, kita bisa melihat bahwa orang itu berusaha untuk menjadi seseorang yang bukan dirinya. Akhirnya, pasangannya terlanjur menaruh simpati kepada pribadi yang sama sekali bukan pribadi pasangannya. Pasti suatu saat orang yang menjadi orang lain itu mulai lelah atau pun bosan melakukan hal-hal yang bukan dirinya sampai-sampai dia berhenti melakukannya, dan akhirnya kembali ke sikap dan sifat yang sebenarnya yang membuat pasangannya berpikir dia telah berubah. Bisa disimpulkan bahwa tidak ada orang yang berubah dalam suatu hubungan, yang ada hanyalah orang itu kembali menjadi dirinya sendiri.

Tapi...

Dilain sisi, sebenarnya seseorang memang benar-benar bisa berubah. Apa yang membuat seseorang berubah? Seseorang berubah disebabkan oleh bagaimana orang lain memperlakukannya. Disaat seseorang menyakiti orang lain atau terpengaruh akan hal-hal sekitar, pasti akan ada yang mulai lari dari sikapnya yang sebenarnya. Ada hal yang pasti membuatnya berubah. Mungkin terkadang hanya sementara, tetapi karena terlalu sering terjadi secara berulang-ulang, maka jadilah kebiasaan dan akhirnya melekat pada dirinya, sehingga menjadi kepribadiannya/karakter.

Seseorang belum tentu benar-benar berubah, mungkin dia hanya lelah bersandiwara dan akhirnya menampilkan sifat dan sikap aslinya ATAU dia telah menjadi dirinya sendiri tanpa bersandiwara, tetapi ada perlakuan yang membuatnya berubah. Jadi, hati-hatilah dalam menyikapi orang lain. Lakukanlah se-natural mungkin.

0 komentar:

Posting Komentar

© Untold Feelings, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena