Aku masih menunggumu. Secara fisik dan batin. Aku masih mengharapkanmu berdiri tepat di depanku dan duduk di kursi raja, di hatiku. Hal yang sia-sia ini (baca:menunggu) masih ku lakukan sampai sekarang.
Ku dengar kau akan datang bulan depan. Aku harap kita akan bertemu (lagi). Perasaanku meronta-ronta ingin melihat wajahmu dan menikmati indah senyumanmu. Dan tentunya hatiku juga meronta-ronta ingin memiliki mu. Aku sangat-sangat merindukanmu. Mungkin lebih dari rasa rindu mantanmu. Berkomunikasi denganmu lewat media sosial saja sudah membuatku bahagia. Bagaimana nanti? Jika kau tepat ada di depanku dan bercakap-cakap denganku ? Pasti hari itu akan sangat sempurna.
Tapi ada saja kekhawatiran yang datang padaku. Aku takut kita takkan bisa bertemu. Aku takut waktu akan berkehendak lain. Apa penantianku akan hancur secara sia-sia (lagi) ?
Minggu, 29 Juli 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar