Kamis, 19 Juli 2012

Di balik jendela.

Ada yang berbeda di sekolah. Ada yang kurang. Ada yang tak biasa. Tadinya, kau adalah alasan aku bisa merasakan hatiku berdegub kencang kala aku memandangimu. Tadinya, kau adalah penyemangatku untuk pergi ke sekolah. Tadinya... kau adalah segalanya. Entah kenapa, kau begitu berpengaruh dalam hari-hariku. Kau sendiri bukanlah siapa-siapaku. Kita tak lagi berbicara sejak saat itu. Kau mulai menjauhiku secara perlahan. Kita bagaikan orang asing, hingga saat ini. Harapanku untuk mendapatkanmu pun semakin jauh. Kamu pergi. Tak ada lagi kamu di deretan bangku belakang. Tak ada lagi alasan untukku mencuri pandangan ke sela-sela jendela kelasmu. Tak ada lagi kamu di balik jendela itu. Hari-hariku tak lagi sama.

Untuk lelaki yang dulu ada di balik jendela itu,
Aku merindukanmu.

0 komentar:

Posting Komentar

© Untold Feelings, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena