Bahagia Menghampiriku
Ku pikir, setelah kepergianmu aku takkan pernah mengenal kata bahagia lagi. Ku pikir setelah kau patahkan hatiku, aku takkan bisa tersenyum lagi. Ku pikir setelah kau meninggalkanku tanpa sebab, hidupku hanya akan menjadi gelap.
Ku pikir aku takkan pernah jatuh cinta lagi setelah kau tinggalkanku. Ku pikir aku takkan pernah membuka hatiku kembali setelah kau pergi. Ku pikir aku takkan merasakan kasih sayang seseorang yang sering kudapatkan darimu setelah kau menghancurkan hatiku.
Bahkan ku pikir inilah akhir hidupku setelah kau pergi dan melupakanku.
Dan ternyata aku salah.
Kini setelah kepergianmu, aku bisa mengenal kata bahagia lagi. Bahkan kini aku lebih bahagia. Kini setelah kau patahkan hatiku, aku selalu tersenyum. Kini setelah kau meninggalkanku tanpa sebab, hidupku lebih berwarna.
Kini aku mulai merasakan cinta yang benar-benar cinta setelah kau tinggalkanku. Kini aku mulai membuka hatiku kembali dengan mudah setelah kau pergi. Kini aku merasakan kasih sayang dari orang-orang terdekatku.
Dan inilah awal dari kisah hidupku.
Tak kusangka setelah beberapa waktu yang lalu aku terpuruk, terluka bahkan hancur karena kau telah meninggalkanku, kini aku bisa merasakan bahagia yang benar-benar bahagia. Bahagia yang kudapatkan saat ini, lebih dari bahagia yang dulu kudapatkan darimu. Aku benar-benar bahagia dengan kehidupanku saat ini.
Bukannya aku mengatakan kalau aku tak bahagia denganmu. Aku bahagia bisa menghabiskan hari-hariku bersamamu. Tapi bahagia yang kau berikan, tak ada apa-apanya dibanding dengan kebahagiaan yang saat ini kudapatkan dari orang-orang terdekatku.
Sejujurnya aku sayang kamu. Bahkan kau sudah lihat bukan bagaimana aku menepati janjiku untuk setia kepadamu? Tapi ternyata kau menyalahgunakan perasaanku itu. Rupanya perasaanku malah kau jadikan senjata untuk membalaskan sakit hatimu kepadaku dan untunglah aku menerimanya dengan lapang dada.
Aku tak memperdulikan lagi masalah kau dan aku. Aku tak memperdulikan lagi sakit hati yang kau berikan kepadaku karena aku sudah melupakan masalah itu. Aku menganggap kita tak pernah saling menyakiti karena menuruku masalah kita sudah selesai sampai disini.
Aku tak marah atau bahkan membencimu. Aku tak pernah berpikir untuk membenci dan melupakanmu. Aku akan selalu mengingatmu. Karena kini aku menganggapmu sebagai seorang teman.
Aku bahagia dengan hidupku saat ini dan aku yakin kau juga bahagia dengan hidupmu saat ini. Ternyata, kebahagiaan menghampiri kehidupanku dan juga kehidupanmu :)
Kamis, 05 Juli 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar