Senin, 09 Juli 2012


Aku dan kamu bertemu. Dan berpisah.


Begini ceritanya. Aku bertemu denganmu saat itu, disaat kita sama-sama menyaksikan teman kita manggung di sebuah acara. Aku dan kamu sama-sama melakukan hal yang sama, memotret mereka. Diakhir acara, kita sempat mengabadikan moment tersebut. Kita berfoto bersama. Aku tiba di rumah, segera aku mengupload foto tersebut di sebuah jejaring sosial. Lalu masuk mention darimu, kau memintaku untuk mem-follow-mu balik. DONE!

Sejak saat itu,kita berteman lewat dunia maya. Aku tak begitu dekat denganmu. Sampai akhirnya pada suatu hari,kita mencoba mengenal satu sama lain lewat jejaring sosial tersebut. Kita sudah mengetahui asal-usul kita masing-masing.

Lalu, saat itu tim sepakbola favoritku kalah telak 4-0. Sepanjang hari kau terus mengejekku dengan 'H4l0' di sekolah, sampai di jejaring sosial. Sampai akhirnya temanku bilang tentangmu yang senyum-senyum sendiri karena ketahuan sedang berbagi mention denganku. Itulah saat aku mengira kau suka padaku. Ya,mungkin aku yang terlalu percaya diri. Entahlah.

Aku akhirnya mulai jatuh cinta padamu. Seorang liverpudlian. Inilah awal dimana hatiku mrasakan yang namanya jatuh cinta. Ya,memang seumur hidupku tak pernah sedikitpun kurasakan indahnya jatuh cinta itu. Dan ternyata bukan cuman indah, hal ini juga menyakitkan, sama seperti bunga mawar.

Aku mulai sedikit bercerita tentang rasaku padamu kepada teman-temanku. Entah aku salah memilih orang utnuk diceritakan,ataukah memang takdirku yang memilih kau tahu tentang perasaanku?

Setelah kau tahu, kita mulai berkomunikasi lebih dekat lewat BBM. Ya,aku begitu senang karena kau saat ini dekat denganku. Mungkin saat itu kau memang ingin mencoba untuk bersama denganku, tapi ternyata takdir berkata lain. Perlahan kau menjauh,karena mungkin diakibatkan oleh teman-teman yang terus mengejek kita berdua. Mungkin kau tidak suka diekspos soal masalah pribadimu.

Hari itu,tanggal 24,aku berulangtahun. Yang kuharapkan adalah ucapan selamat ulang tahun darimu. Dari jam 12 malam hingga di sekolah,aku menunggumu mengucapkan selamat ulang tahun. Ya,mungkin kau lupa. Padahal semua teman-teman sampai menulis di personal-message mereka masing-masing bahwa aku sedang berulangtahun. Akhirnya aku mendapatkan ucapan itu di sore hari. Kau ternyata benar-benar lupa. Kau pun mengirimkanku ucapan itu hanya karena diingatkan oleh seorang temanku. Thanks Tam :")

Seminggu kemudian,kamu berulangtahun. Aku ingin menjadi orang yang paling pertama mengucapkan selamat ulang tahun. Tapi mungkin dengan begitu kau berpikir aku memalukan. Akupun mengucapkan selamat ulang tahun disaat aku berangkat sekolah. Ya,hari itu berlalu begitu saja. 2 minggu sudah kita lalui hari tanpa sepatah katapun keluar dari mulut kita masing-masing.

Ya,kita kembali lagi ke awal. Kita berdua seperti orang asing yang memang tak saling kenal. Dan aku disini masih menyimpan rasa kepadamu. Sering-sering ku menghabiskan waktuku untuk memikirkanmu. Betapa bodohnya aku :")

Ku dengar, kau akan segera pindah. Wah tak terasa sudah setengah tahun aku mengenalmu :) Sebelum kau pindah, kenang-kenangan yang kau berikan padaku begitu pahit. Dia-entahpacarmuataubukan-memamerkan foto mesra kalian berdua. Air mataku perlahan jatuh. Mungkin terlalu dramatis. Tapi itulah yang kurasakan. Aku hancur. Mengetahui memilih orang lain dibanding aku begitu sakit rasanya. Kau akan pergi jauh, dan kau juga telah milik yang lain. Sedangkan aku sendiri tetap disini, mengagumi,merindukan,menyayangi,dan mencintaimu dalam diam. Entah kapan kau akan kembali, entah perasaanmu padaku akanberubah atau tidak. Aku masih menunggumu. Aku telah berjanji pada diriku untuk tetap mencintaimu. Entah hal ini cukup untuk membuktikanmu bahwa cintaku tulus padamu atau tidak. Aku akan tetap mencintaimu,panda.

0 komentar:

Posting Komentar

© Untold Feelings, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena